MENDERITA SAKIT 4 TAHUN, YUDA IRAWAN MANTAN ATLET LARI MENDAPAT BANTUAN DARI BAZNAS LOTIM

Sinarlimanews.com – Yuda Irawan, warga dusun Bilasundung Selatan desa Paok Motong kecamatan Masbagik kini hanya bisa terbaring lemah ditempat tidur setelah penyakit yang menggerogotinya selama 4 tahun terakhir belum kunjung sembuh. Yuda sebelumnya adalah anak ceria dan memiliki prestasi membanggakan dibidang olahraga. Ia pernah mengharumkan nama daerah sebagai atlet lari hingga tingkat provinsi NTB. Namun malang, penyakitnya memaksa Ia kini hanya terbaring dengan badan kurus dan wajah pucat.

Putra kelahiran tahun 2000 dari pasangan orang tua yang telah bercerai ini, masih berjuang sembuh dari penyakit bocor ginjal yang di deritanya. Keluarga telah berusaha dengan segenap daya dan upaya untuk mencarikan Yuda obat sebagai ikhitar agar anak semata wayang ini dapat kembali beraktifitas selayaknya teman sebayanya dan kembali bisa berlari kencang sebagai atlet. Cita-cita Yuda sebagai atlet lari profesional masih terus Ia pelihara sembari berjuang menghadapi penyakitnya.

Baca Juga : Hanif Wicaksono Memperoleh Anugerah Kalpataru Untuk Pelestari Buah Langka.

Sudah 4 hari terkahir, Yudha di rawat di RSUD Raden Soedjono Selong dan direncakan akan dirujuk ke rumah RSUP Mataram untuk mendapat penanganan lebih intensif
Melihat derita yang dihadapi Yudha dan keluarganya, Badan Amil Zakat kabupaten Lombok Timur kembali memberikan bantuan melalui program bantuan bagi keluarga kurang mampu yang anggota keluarganya sedang sakit.

Pada Kamis (04/07/ 2019) wakil ketua I bidang pengumpulan BAZNAS Lombok Timur beserta sejumlah Amil lain dari BAZNAS Lombok timur kembali menjenguk Yudha. memberikan sejumlah bantuan guna sedikit meringankan beban Yudha dan keluarga, sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap optimistis menghadapi cobaan yang menimpanya.

Selain sedang mengalami musibah berupa penyakit, keluarga Yudha juga tergolong keluarga kurang mampu. Sebelum dibawa ke rumah sakit, Yudha dirawat di rumah pamannya. Pasalnya Yudha yang kini tinggal bersama ibunya, tidak memiliki tempat tinggal sendiri.

Baca Juga : TGB Menjadi Narasumber Utama dalam Halalbihalal Perhimpunan Advokat Indonesia.

Kadafi selaku paman yang mengasuh yuda selama ini mengucapkan banyak terimakasih kepada Baznas Lombok Timur dan Dinas sosial Lombok Timur yang sangat perhatian dan mengawal perawatan Yuda serta masyarakat yang telah memberikan perhatian.

Abdul hayyi perwakilan Baznas memberikan pesan dan arahan kepada keluarga Yuda dan semua masyarakat Bawa Cobaan dan ujian bisa datang pada siapapun. Maka berbagi kepada sesama melalui zakat, infak dan shodaqoh adalah salah satu cara untuk mengungkapkan kepedulian dan membantu meringankan beban sesama khusunya yang mengalami gangguan kesehatan. Ia juga berterimakasih kepada partisipasi kepada semua pihak dan para Muzakki. “semoga menjadi berkah dalam kegidupan kita”, ujarnya.(azhr/sln/hz)

Bismillahirrahmanirrahim

Mari kita sukseskan Hultah Ke-84 NWDI di Pancor Lombok Timur.InsyaAlloh pada Hari Ahad, 28 Juli 2019.#NWDI#DaimanAbada

Dikirim oleh Pimpus Pemuda NW pada Rabu, 03 Juli 2019

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *